25/02/2021

Disini Saja

Disini Saja

9 Makanan Khas Surabaya Terpopuler

Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan memiliki beragam makanan khas mulai dari jajanan hingga makanan berat. Banyak juga ditemukan tempat kuliner di sepanjang jalan

1. Rujak Cingur

Rujak Cingur merupakan salah satu makanan khas Surabaya yang terkenal tidak hanya di Jawa tetapi di berbagai kota di Indonesia. Hidangan ini berisi campuran sayur mayur, tempe, tahu, lontong kemudian ditambah dengan kuah yang enak.

Kami juga menyediakan layanan pesan kambing guling dan pesan nasi box secara online, silahkan bisa klik tautan tersebut.

Pasta udang ini dibuat dari beberapa bumbu yang digiling menjadi satu, seperti kacang goreng, cabai rawit, garam, gula merah, pisang batu, air asam jawa, dan pasta udang. Yang membuat cingur istimewa adalah irisan cingur atau tulang rawan sapi yang dimasak dengan bumbu yang dihaluskan seperti bawang putih, bawang merah, ketumbar, kunyit dan daun salam lalu cingur digoreng dalam wajan tertutup).

2. Rawon

Rawon merupakan kuah dengan bumbu khas seperti kluwek yang memiliki warna kuah mentah hitam. Rawon biasanya disajikan dengan sego, tauge asam dan sambal2). Selain itu rawon biasanya dilengkapi dengan potongan daging yang sudah dimasak sebelumnya. Bumbu yang digunakan adalah daun bawang, bawang merah, daun jeruk, serai, garam, gula pasir, merica, ketumbar, bawang putih, jahe, kunyit, lengkuas, dan asam jawa).

3. Lontong Balap

Makanan khas Surabaya ini memiliki beberapa keistimewaan. Terlepas dari namanya, kaldu balap ini berbahan dasar tauge goreng dan didominasi oleh tauge yang rasanya lebih gurih. Selain itu, tahu balap juga lebih enak dan pedas karena tumbuh cabai. Aksesoris Lontong Racing biasanya dilengkapi dengan lentho.

Lentho terbuat dari kacang merah atau kacang polong yang bentuknya seperti biskuit dan kentang goreng). Lontong Balap lainnya adalah sate tiram yang terbuat dari cangkang rebus tetapi tidak digunakan seperti satai biasa. Selain kecap atau sambal, hidangan ini bahkan lebih enak).

4. Tahu Tek-tek

Disebut jati karena penjualnya selalu menggoreng. Cara mengiris nasi dan irisan tahu merupakan ciri khas dari tahu-teko karena kue dan tahu tidak diiris dengan pisau melainkan dengan gunting sehingga ada yang mengatakan tahu itu gunting. Bumbu yang digunakan antara lain kacang goreng, pasta udang, bawang putih, cabai rawit dan garam. Bahan utama yang digunakan antara lain tauge, lontong, tahu putih goreng, kentang dan telur).

5. Nasi Bebek

Jika sampai di Surabaya kita akan menemukan warung nasi bebek. Tak heran jika nasi bebek menjadi salah satu ikon kota ini. Sekarang makanan ini berbeda dengan sambalny, cara memasak dan cara memberi. Bumbu yang digunakan antara lain bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, jahe, kunyit, daun jeruk, lengkuas, kemiri, garam dan cuka. Cuka digunakan untuk melapisi bebek sebelum dimasak).

6. Sup Kikil

Sup kerikil dibuat dari kaki kerikil atau kaki sapi. Cara pembuatannya hampir sama dengan pembuatan soto pada umumnya, bedanya soto kerikil menggunakan kuah kaldu sapi. Stok sup kaki sapi digunakan sebagai kaldu sup kerikil. Bumbu yang digunakan antara lain cabai merah, bawang merah, bawang putih, ketumbar panggang, jintan panggang, hazelnut panggang, jeruk bali, daun jeruk, dan jeruk nipis. Kerikil lebih baik dipanaskan).

7. Kupang Lontong

Bahan utama yang digunakan adalah kerang dan kuenya. Kupang merupakan jenis kerang laut yang bentuknya kecil2). Bahan dan bumbu yang digunakan untuk membuat kerang lontong antara lain jeruk nipis, bawang putih, gula pasir, cabai rawit, tahu goreng, kerang, lentho, pasta udang, dan bawang goreng).

8. Tahu Telur

Tahu telur dibuat dengan tahu goreng yang dicampur dengan telur kemudian disiram bumbu lalu ditaburi daun seledri, tauge, dan kecap. Bumbu tahu telur terbuat dari bawang putih, kacang goreng, cabai rawit dan pasta kami).

9. Daging S

Daging shankel juga menjadi salah satu makanan khas Surabaya. Jenis bumbu yang digunakan untuk pabrik daging adalah lada putih, lada hitam, pala, ketumbar, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, kunyit, dan pasta udang. Bahan utamanya adalah daging shankel. Daging shankel harus direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan sisa darah dan kotoran).