29/07/2021

Disini Saja

Disini Saja

Pengertian, Jenis,Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Merger

Pengertian, Jenis,Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Merger

Pengertian, Jenis,Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Merger

Pengertian Merger

Fusion adalah strategi ekspansi atau restrukturisasi bisnis dengan menggabungkan dua atau lebih perusahaan. Dalam merger, hanya satu perusahaan yang tetap hidup sedangkan perusahaan lainnya bubar tanpa likuidasi.

Contoh: penggabungan tiga perusahaan farmasi pada tahun 2005, yaitu PT Kalbe Farma Tbk, PT Dankos Laboratories Tbk dan PT Enseval. Dalam merger ini, PT Kalbe Farma Tbk akan tetap berbadan hukum, sedangkan dua perusahaan lainnya akan dibubarkan. Seluruh aset dan kewajiban perusahaan yang menggabungkan diri (PT Dankos dan PT Enseval) selanjutnya akan dialihkan kepada PT Kalbe Farma. Karena PT Kalbe Farma dan PT Dankos telah menjadi perusahaan saham gabungan yang menjual sahamnya di pasar modal Indonesia, maka proses merger juga harus dilakukan sesuai dengan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Jenis Merger

Penggabungan dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Merger horizontal adalah merger yang dilakukan oleh perusahaan sejenis (perusahaan yang sama), misalnya merger antara dua perusahaan bakery, perusahaan sepatu.
  2. Merger vertikal adalah penggabungan antara perusahaan yang saling terhubung, misalnya dalam proses produksi yang berurutan. Contoh: pabrik pemintalan benang bergabung dengan perusahaan tekstil, perusahaan ban bergabung dengan perusahaan mobil.
  3. Asosiasi konglomerat adalah asosiasi perusahaan yang berbeda yang memproduksi produk yang berbeda dan independen, misalnya bisnis sepatu dengan bisnis elektronik atau bisnis mobil dengan bisnis makanan. Tujuan utama dari konglomerat adalah untuk mencapai pertumbuhan yang cepat dalam unit bisnis dan mencapai hasil yang lebih baik. Caranya adalah dengan menukarkan saham antara dua perusahaan hasil merger.

Tujuan Merger

Tujuan perusahaan dengan merger antara lain:

  • Diversifikasi untuk pertumbuhan.
  • Diversifikasi berdasarkan pasar atau pelanggan untuk mengimbangi faktor musiman, menetralisir pasar produk yang menurun, dll.
  • Perluasan, penyempurnaan, atau penambahan rangkaian produk.
  • Memperoleh keterampilan penelitian dan pengembangan yang diperlukan.
  • Menciptakan atau memperoleh berbagai produk baru.
  • Integrasi dan dengan demikian pasokan bahan baku atau suku cadang penting yang memadai.
  • Perluasan pasar, termasuk pasar luar negeri yang belum tergarap.
  • Meningkatkan administrasi.
  • Akuisisi fasilitas pemrosesan atau penelitian baru.

Kelebihan dan Kekurangan Merger

  • Kelebihan Merger

Akuisisi melalui merger lebih mudah dan murah dibandingkan akuisisi lainnya (Harianto dan Sudomo, 2001, h.641)

  • Kekurangan Merger

Penggabungan memiliki beberapa kelemahan yaitu persetujuan pemegang saham masing-masing perusahaan harus diperoleh sedangkan persetujuan membutuhkan waktu yang lama. (Harianto dan Sudomo, 2001, hal.642). Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.seputarpengetahuan.co.id/