Tahukah kamu bahwa sebagian besar website yang kamu kunjungi berada pada satu server yang sama? Situs-situs tersebut seringkali disimpan pada sebuah Virtual Private Server (VPS). Jika kamu sudah berpengalaman dalam membuat website, mungkin kamu pernah mendengar istilah VPS. Tapi, apa itu VPS? Apa saja fungsi, kelebihan, dan kekurangan VPS?

Di artikel ini, kamu akan belajar segalah hal yang perlu kamu ketahui tentang VPS. Yuk, langsung kita bahas.

Daftar Isi  Tutup 
Pengertian VPS

Fungsi VPS

1. Untuk web hosting
2. Sebagai file hosting
3. Server untuk remote desktop
4. Membuat Virtual Private Network (VPN)
5. Hosting Aplikasi
6. Sebagai backup server

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih VPS

1. Kapasitas dan Tipe Storage
2. Operating System (OS)
3. Backup
4. Lokasi
Penutup

Pengertian

 

buat kamu yang masih bingung untuk hosting yang tepat buat kebutuhan kamu langsung saja kunjungi Cloudpm.id disini kamu akan mendapatkan hosting dengan harga termurah mulai 10k saja

 


Virtual Private Server
 (VPS) adalah sebuah server virtual pribadi yang keseluruhan teknologi dan kemampuannya digunakan oleh satu pengguna saja, sehingga tak ada pengaruh dari pengguna lain. Berbeda dengan pengguna server bersama (shared hosting), seorang pengguna VPS dapat mengubah berbagai pengaturan dan konfigurasi dari server tersebut sesuai kebutuhannya.

Jika dibandingkan dengan shared hosting, VPS menawarkan kualitas jaringan yang lebih stabil dan aman karena semua resource yang ada pada server hanya dapat diakses oleh satu pengguna saja.

Pada umumnya, VPS sering digunakan oleh pemilik website dengan traffic mengenah-tinggi yang sudah melewati batas yang ditawarkan oleh layanan shared hosting.

Berita Trending Ter update seputar Selebriti Indonesia

Tetapi jangan salah, memiliki virtual private server bukan berarti kamu dapat mengakses keseluruhan server.

Fungsi VPS adalah menciptakan ruang virtual pribadi untuk satu pengguna dengan membagi sebuah server menjadi beberapa ruang virtual yang tak terhubung satu sama lain. Ilustrasi di bawah ini adalah gambaran sederhananya.

Fungsi VPS

Setelah kita membahas tentang apa itu VPS, mari kita bahas fungsi atau kegunaan dari VPS. Berikut ini adalah beberapa fungsi VPS yang paling sering diterapkan oleh para penggunanya:

1. Untuk web hosting

Sebagian besar pengguna memfungsikan VPS sebagai server untuk sebuah website atau disebut juga dengan web hosting. Pada umumnya, website dengan volume traffic kecil tidak memerlukan resource yang terlalu besar. Artinya, website dengan volume kecil sering menggunakan shared hosting dan bukan VPS.

Tetapi ketika website tersebut sudah memiliki traffic yang cukup besar, seringkali pengelola website tersebut akan beralih ke VPS yang memiliki resource dan spesifikasi hardware yang lebih memadai dibandingkan shared hosting.

Tetapi jangan salah, memiliki virtual private server bukan berarti kamu dapat mengakses keseluruhan server.

Fungsi VPS adalah menciptakan ruang virtual pribadi untuk satu pengguna dengan membagi sebuah server menjadi beberapa ruang virtual yang tak terhubung satu sama lain. Ilustrasi di bawah ini adalah gambaran sederhananya.

Fungsi VPS

Setelah kita membahas tentang apa itu VPS, mari kita bahas fungsi atau kegunaan dari VPS. Berikut ini adalah beberapa fungsi VPS yang paling sering diterapkan oleh para penggunanya:

1. Untuk web hosting

Sebagian besar pengguna memfungsikan VPS sebagai server untuk sebuah website atau disebut juga dengan web hosting. Pada umumnya, website dengan volume traffic kecil tidak memerlukan resource yang terlalu besar. Artinya, website dengan volume kecil sering menggunakan shared hosting dan bukan VPS.

Tetapi ketika website tersebut sudah memiliki traffic yang cukup besar, seringkali pengelola website tersebut akan beralih ke VPS yang memiliki resource dan spesifikasi hardware yang lebih memadai dibandingkan shared hosting.

2. Sebagai file hosting

Kegunaan lainnya dari VPS adalah sebagai file hosting. Lalu, apa itu VPS file hosting?

Selain untuk menyimpan file halaman website, VPS juga dapat digunakan untuk menyimpan file pribadi agar dapat diakses secara online melalui koneksi internet.

Sebagian besar layanan shared hosting melarang pengguna untuk menyimpan file pribadi yang tidak terkait dengan website karena dapat membebani server.

Tetapi jika kamu menyewa sebuah VPS, kamu dapat menggunakannya untuk meyimpan file pribadi karena resource untuk server virtual tersebut sudah sepenuhnya menjadi hak guna kamu dan tidak akan berdampak terhadap penyewa lain.

3. Server untuk remote desktop

Apa itu VPS untuk remote desktop? Pada dasarnya, pengguna dapat memfungsikan VPS sebagai komputer jarak jauh yang dapat mereka gunakan kapan saja dan di mana saja.

Beberapa pengguna bahkan sering mencoba menggunakan VPS untuk menambang cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum. Tetapi sebagian besar penyedia layanan VPS melarang penggunaan server untuk mining karena risiko kerusakan hardware yang lebih tinggi.

buat kamu yang masih bingung untuk hosting yang tepat buat kebutuhan kamu langsung saja kunjungi Cloudpm.id disini kamu akan mendapatkan hosting dengan harga termurah mulai 10k saja

 

4. Membuat Virtual Private Network (VPN)

Beberapa pengguna memfungsikan VPS mereka sebagai sebuah server untuk Virtual Private Network (VPN). VPN sendiri adalah sebuah jalur koneksi pribadi yang hanya dapat diakses oleh pengguna yang telah terdaftar dan memiliki akses.

5. Hosting Aplikasi

Para developer seringkali menyewa VPS untuk dijadikan hosting aplikasi buatan mereka. Sebagai jenis web hosting yang memiliki kapasitas besar dan hardware dengan spesifikasi tinggi, VPS tentu menjadi sebuah solusi hosting yang tepat untuk aplikasi mobile

6. Sebagai backup server

Fungsi VPS lainnya adalah sebagai server cadangan. Para pengelola website, aplikasi, dan database seringkali menyewa layanan VPS sebagai server cadangan untuk menghindari kehilangan data. Dalam lingkup server dan database, kehilangan data sering terjadi karena kesalahan konfigurasi, hacker, percobaan software baru, dan berbagai hal lainnya.

Maka dari itu, VPS dapat digunakan sebagai server cadangan ketika server utama kehilangan data atau mengalami kesalahan yang mengharuskan penghapusan data.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih VPS

Setelah memutuskan untuk sewa VPS untuk bisnis onlinemu, kamu perlu memperhatikan beberapa aspek penting dari layanan VPS tersebut. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih Virtual Private Server:

1. Kapasitas dan Tipe Storage

Saat memilih VPS, kamu perlu mempertimbangkan jenis HDD apa yang akan digunakan. HDD (HARD DISK DRIVE) ini adalah piringan yang menjadi media penyimpanan dasar yang non-volatile (data tidak akan hilang ketika perangkat ada dalam keadaan mati) pada komputer.

Pada dasarnya, secara material, HDD adalah piringan metal yang memiliki lapisan magnet. Lapisan itulah yang menjadi tempat penyimpanan data. Secara umum ada tiga tipe utama dari HDD yang tersedia ketika Anda memilih VPS. Berikut adalah tipe-tipe penyimpanan beserta karakteristiknya:

    • SATA: Solid, cakram tradisional yang cukup handal dengan kapasitas penyimpanan yang tinggi tetapi kemampuan baca/tulis datanya lebih lambat. Biasanya digunakan untuk budget hosting terbatas atau backup saja.
    • SAS: Kemampuan yang lebih tinggi dibanding SATA yang dapat beroperasi lebih cepat dengan kinerja baca/tulis yang lebih tinggi dengan kapasitas penyimpanan rendah.
    • SSD: Penyimpanan elektronik tanpa bagian bergerak, sehingga mengurangi kemungkinan kerusakan mekanik. SSD pada umumnya memiliki kecepatan baca/tulis yang jauh lebih tinggi dibanding dengan hard drive bersifat mekanikal seperti SATA atau SAS.

2. Operating System (OS)

Saat memilih penyedia server, kamu dapat memilih sistem operasi yang akan digunakan pada VPS kamu. Beberapa sistem operasi populer untuk VPS yaitu:

  • Centos
  • CloudLinux
  • Debian
  • Ubuntu
  • Fedora
  • Gentoo
  • Red Hat Enterprise Linux
  • FreeBSD
  • OpenSUSE

 

buat kamu yang masih bingung untuk hosting yang tepat buat kebutuhan kamu langsung saja kunjungi Cloudpm.id disini kamu akan mendapatkan hosting dengan harga termurah mulai 10k saja

3. Backup

Keamanan data adalah hal yang tak tertandingi pentingnya, maka dari itu pilihlah penyedia VPS dengan layanan pencadangan atau cloud backup yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan.

Pencadangan data tak hanya terkait dengan keamanan dan kerusakan data karena masalah hardware, tetapi juga sangat penting dalam mengatasi data yang terhapus secara tidak sengaja.

4. Lokasi

Lokasi server juga merupakan hal yang tidak kalah penting dalam memilih penyedia layanan VPS. Idealnya, server yang kamu gunakan harus berlokasi dekat dengan mayoritas pengunjung website.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Teransaksi Elektronik pasal 17 juga mewajibkan semua website yang menyimpan data keuangan dan digunakan untuk menggunakan data center yang berlokasi di Indonesia.

Penutup

Jadi, apa itu VPS?

Virtual Private Server (VPS) adalah sebuah solusi alternatif untuk kamu yang ingin memiliki server dengan spesifikasi dan kapasitas tinggi dengan biaya yang cukup terjangkau. Kecepatan dan ketangguhan VPS tentunya lebih sesuai untuk website dengan traffic yang sedang berkembang jika dibandingkan dengan shared hosting.

Salah satu penyedia layanan VPS terbaik di Indonesia adalah Dewaweb. Dewaweb menyediakan layanan VPS dengan pilihan konfigurasi self-managed (dikelola sendiri oleh pengguna), on-demand support (disediakan bantuan jika diminta), dan fully managed (sepenuhnya dikelola oleh Dewaweb). Jadi, kamu dapat menyewa cloud VPS dengan tenang terlepas dari tingkat kemampuan teknismu.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu memahami tentang apa itu VPS, fungsi VPS, dan hal-hal penting dalam memilih layanan VPS. Salam sukses online!

By masgi