Cerita Rakyat, Misteri Hilangnya Perhiasan Putri Raja

Mengajarkan kejujuran untuk anak memang lebih mudah dengan memberikannya contoh secara langsung. Selain itu bisa juga dengan memberikan cerita rakyat tentang kejujuran. Dikemas lebih menarik dan tentunya mudah dicerna oleh anak-anak dalam penerapannya.

Dongeng kejujuran ini bisa dijadikan pembelajaran anak-anak sebenarnya cukup banyak. Salah satunya Anda bisa menggunakan kisah yang berjudul Misteri Hilangnya Perhiasan Putri Raja. Kisah ini sangat menarik untuk disimak dan diambil makna di dalam ceritanya.

Cerita Rakyat, Misteri Hilangnya Perhiasan Putri Raja

Cerita Rakyat 2

Cerita rakyat ini dimulai dengan kisah seorang putri raja yang sedang bersiap mendatangi undangan kerajaan besar. Dikarenakan yang datang pastinya anak-anak dari bangsawan yang terkenal, tentu saja putri raja juga tidak mau ketinggalan. Dia berdandan dengan pakaian yang sangat mewah dan berencana untuk mengenakan perhiasan yang mahal.

Namun saat putri raja ingin mengenakannya ternyata kotak perhiasan tersebut sudah hilang. Putri sangat terkejut dan otomatis berteriak dengan memanggil patih kerajaan untuk melakukan penyelidikan. Berharap pelaku yang mencuri kotak perhiasan tersebut bisa segera ditemukan.

Patih kerajaan mencurigai bahwa pencuri dari kotak perhiasan adalah orang dalam. Alasannya adalah kamar putri selalu diawasi dengan ketat sehingga kalau bukan penghuni istana tentu saja tidak mungkin bisa masuk. Karena itulah kemungkinan pencurinya adalah orang yang sering masuk ke dalam kamar putri.

Akhirnya patih melakukan penyelidikan dengan menginterogasi beberapa pengasuh putri yang sering masuk ke dalam ruangannya. Pertama, patih melakukan penyelidikan pada pengasuh pertama. Pengasuh ini sudah sangat tua, dia juga sangat menyayangi putri dan mengasuh putri sejak bayi.

Tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan dari pengasuh pertama ini, sehingga dilanjutkan pada pengasuh kedua. Namun sama saja, pengasuh putri yang kedua ini juga tidak pernah menyentuh dan berani mengambilnya. Sehingga patih berlanjut ke pengasuh putri yang terakhir untuk mencari kesimpulannya.

Akhirnya patih bertanya pada pengasuh putri nomor tiga. Hanya saja pengasuh ketiga juga tidak pernah memiliki keinginan untuk mengambil perhiasan putri. Mendengar ketiga penjelasan dari pengasuh putri akhirnya patih berpikir sejenak sebelum mengambil keputusan.

Patih pun mengambil kesimpulan bahwa putri rajalah yang bersalah karena tidak bisa menyimpan kotak perhiasan dengan baik. Namun sebelum hukuman diberikan pada putri raja tersebut akhirnya pengasuh pertama mengakui perbuatannya. Kemudian dia menjelaskan bahwa dirinyalah yang mengambil perhiasan tersebut dengan alasan tertentu.

Pengasuh pertama mendengar akan ada rencana perampokan besar yang akan membahayakan putri. Sehingga dia berinisiatif untuk menyembunyikan kotak perhiasan putri agar aman. Sedikit pun tidak ada niatan dari si pengasuh untuk mengambil perhiasan putri tersebut., Ia hanya ingin menyelamatkan perhiasannya saja.

Selain itu Ia juga ingin menjaga keselamatan putri sehingga putri tidak jadi pergi ke pesta kerajaan tersebut. Ketika perhiasan tersebut tidak ada tentunya putri tidak akan bisa menghadiri pesta. Dengan begitu putri bisa selamat dari perampokan yang akan terjadi.

Setelah mendengar penjelasan dari pengasuh pertama akhirnya patih memahami keadaannya. Tentunya patih juga menghargai kejujuran yang diberikan oleh pengasuh pertama. Akhirnya pengasuh pertama dimaafkan dan tidak jadi dihukum.

Kotak perhiasan putri raja juga masih utuh dan dikembalikan pada putri. Justru putri berterima kasih pada pengasuhnya yang sangat baik. Berkatnya dia tidak jadi selamat dari rencana perampokan yang membahayakan tersebut.

Dari kisah cerita rakyat kejujuran ini kita bisa belajar untuk selalu jujur apa pun keadaannya meskipun tujuannya untuk kebaikan. Dengan begitu tidak akan terjadi kesalahpahaman yang lebih lanjut. Hal ini akan membuat siapa pun menjadi lebih jelas dan tidak bingung terhadap keadaan.