Tahapan Pelaksanaan Audit

Tahapan Pelaksanaan Audit

Tahapan Pelaksanaan Audit

Mulyadi (2002:122) membagi tahapan pemeriksaan menjadi empat tahapan, yaitu:

1. Penerimaan Penugasan Audit

Perjanjian adalah kesepakatan antara dua pihak untuk mencapai kesepakatan. Dalam hal penugasan audit, klien yang menggunakan jasa audit mengadakan kontrak dengan auditor. Dalam perjanjian tersebut, klien menyerahkan pekerjaan audit akhir kepada auditor dan auditor dapat melakukan pekerjaan audit tersebut karena kompetensi profesionalnya.

2. Perencanaan audit

Langkah selanjutnya setelah auditor menerima penugasan audit adalah menjadwalkan audit. Keberhasilan penyelesaian tugas audit sangat ditentukan oleh kualitas rencana audit auditor.

3. Pelaksanaan Tes Audit

Tujuan utama dari kerja lapangan ini adalah untuk memperoleh bukti audit tentang efektivitas pengendalian internal klien dan kewajaran laporan keuangan klien.

 

4. Laporan Audit

Pelaksanaan tahap ini harus mengacu pada ‘standar pelaporan’. Ada dua langkah penting yang dilakukan auditor untuk melaporkan auditnya.

  1. Menyelesaikan audit dengan meringkas semua hasil pengujian dan menarik kesimpulan.
  2. Menyusun laporan audit. Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.sarjanaekonomi.co.id/